Sabtu, 24 April 2021

HASIL BACAAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

 

Nama

:

Muhammad Izma Wahyuda

NIM

:

11901061

Kelas

:

PAI 4E

Makul

:

Magang 1

 

Karakteristik Peserta Didik

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah, pada kesempatan hari Minggu yang cerah ini ditempat kediaman saya, saya dapat kembali membuat suatu kegiatan yaitu menyampiakan hasil bacaan saya, yang mana tulisan ini berguna sekali dalam menunjang keaktifan serta kreatifitas para mahasiswa dalam menulis.

Karakter adalah istilah Netral. Sejatinya, bila dengan tanpa adanya pendidikan karakter setiap peserta didik pastilah memiliki karakter yang baik ataupun buruk. Jadi pengertian karakter adalah tabiat, watak Omah akhlak yang dimiliki setiap orang atau peserta didik dalam pengaplikasiannya atau penerapannya setelah karakter selalu bermakna sesuatu yang baik atau positif.

Menurut pendapat ahli karakter memiliki makna watak, tabiat dan kepribadian menurut Nata. Lagu dalam pandangan Islam, karakter yang disebut juga kepribadian yang mana terdiri atas dua macam yaitu kepribadian baik dan kepribadian yang buruk kepribadian yang baik menurut Alquran adalah sebagai berikut: almukminun, al-mukhlisin, al-muttaqun, Al muhsinun, shadiqun, Al muflihun, Ibad Al Rahman, Mukhlisun, al-rasyidun, Al mutawakkilun, al-muhtadun, ulama, al-rasikhuna, fi al-ilm,ulul al-Bab, ulu al-nuha, ulul allm,ahl-dzikr. Ini bagian adalah kepribadian yang baik.

Lanjut kepribadian yang buruk yaitu Kafirun, munafiqun, ghafilun, Al fasikun, Al dzalimun, Al jahilun dan al-khasirun. Kata-kata tersebut berkaitan langsung dengan Alquran. Sebab dari setiap perbuatan baik ataupun buruk pasti semuanya muaranya telah di dijelaskan terlebih dahulu dalam Alquran.

Selanjutnya kita masuk pada secara pengertian secara istilah menurut aja sebelum kita mempelajari karakter peserta didik kita harus mengetahui dulu istilah karakter itu apa dan berasal dari mana. Istilah karakter berasal dari bahasa Yunani yaitu charaasein, yang berarti to engrave atau mengukir. Membentuk karakter diibaratkan seperti mengukir diatas batu permata atau permukaan besi yang keras. Dari itulah kemudian berkembang pengertian karakter yang diartikan sebagai tanda khusus atau pola perilaku bila dilihat ada dua pengertian tentang karakter. Pertama, yang menunjukkan Bagaimana seseorang bertingkah laku. Apabila seseorang berperilaku tidak jujur kejam, atau rakus, tentulah orang tersebut memanifestasikan perilaku yang buruk. Namun bila sebaliknya seseorang tersebut berperilaku jujur suka menolong, tentulah orang tersebut memanifestasikan karakter muli. Lanjut yang kedua, istilah karakter erat kaitannya dengan personality seseorang baru bisa disebut orang yang berkarakter apabila tingkah lakunya sesuai dengan kaidah moral bila tidak sesuai dengan kaidah moral tentu saja tidak dapat dikatakan baik tingkah lakunya.

Berdasarkan pengertian sejarah bahasa atau etimologi dan secara istilah dapat kita petik pengertian karakter mengacu kepada serangkaian pengetahuan sikap dan motivasi, serta perilaku, dan keterampilan.

Berdasarkan hasil penelitian sebuah lembaga kementerian pendidikan yang mana menurut mereka bahwa telah dirumuskan dan dan telah disepakati 18 nilai karakter yaitu sebagai berikut:

a.       Religius : sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya toleran atau toleransi terhadap pelaksanaan ibadah agama lain dan saling menghargai dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain Jadi religius di sini sangat menentukan dalam penilaian karakter bagi setiap orang maupun individu bila kita saling menghargai perbedaan di sekitar kita maka nilai-nilai karakter akan berjalan sesuai Semestinya.

b.      Jujur: perilaku atau sikap yang didasarkan pada upaya yang menjadikan anne-marie nya sendiri ataupun individu tersebut sebagai orang yang selalu dapat dipercaya baik dalam perkataan tindakan dan pekerjaannya penilaian karakter tentang jujur ini sangat berpengaruh sekali bila seseorang tersebut dipercaya oleh masyarakat atau lingkungan sekitar maka akan mudah mengetahui dan mendapat peran di lingkungan karena kejujurannya.

c.       Toleransi: bila telah dibaca sebelumnya bagian A tadi tentang religius dari perkataan saya tadi ada menyinggung tentang toleransi lebih jelas toleransi adalah sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan mulai dari agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

d.      Disiplin: dan kaitannya dengan karakteristik Pendidikan disiplin sangat ditentukan oleh tindakan oleh peserta didik yang mana harus menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan serta peraturan yang telah dibuat bila kita sebagai guru ingin melihat peserta didik kita Apakah karakteristiknya itu seperti apa maka dari disiplin ini dari anak didik kita sendiri kita bisa melihatnya.

e.       Kerja keras: tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai Ketentuan dan peraturan

f.       Kreatif: dalam kaitan ini ini seseorang harus bagaimana dia berpikir dan bertindak dalam melakukan sesuatu untuk menghasilkan baik itu cara cara atau hasil kedepannya dari sesuatu yang telah dia miliki.

g.      Mandiri: ini bentuk sikap dan perilaku yang boleh dikatakan tidak mudah ya tergantung pada individu tersebut dalam kaitannya seandainya ada tugas maka dia harus mandiri mengerjakan sendiri ataupun dia harus mencari sendiri jawaban dari tugas tersebut ini sedikit susah atau sulit diterapkan oleh seseorang atau individu tersebut.

h.      Demokratis: cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain Jadi demokrasi ini lebih menekankan pada Ada kesamaan demokrasi ini kan berarti sesuatu yang harus semua orang atau Individu memiliki hak dan kewajibannya tersendiri

i.        Rasa ingin tahu: sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang telah dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

j.        Semangat kebangsaan: dalam kaitan ini ini penting sekali cara berpikir, bertindak, dan berwawasan, sebab hal tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan bangsa dan negara serta semangat kebangsaan ini harus diatas kepentingan pribadi maupun kelompok agar agar tercapainya tujuan yang dituju oleh negara.

k.      Cinta tanah air: cara berpikir bertindak dan berwawasan hampir sama halnya dengan semangat kebangsaan sama-sama tujuannya untuk kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok jadi dapat ditarik kesimpulan semangat kebangsaan dan cinta tanah air ini yang bersama pokok intinya begitu.

l.        Menghargai prestasi : dalam kaitan ini sikap dan tindakan yang mendorong pribadinya sendiri untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi dirinya sendiri maupun masyarakat dan dan menghormati apabila teman maupun orang lain mendapatkan prestasi harus menghargai keberhasilan orang tersebut ini berkaitan dengan karakter Bila seseorang atau peserta didik bisa menghargai hasil jerih payah orang lain ataupun dirinya sendiri maka akan berdampak positif dalam pikirannya sehingga kedepannya ataupun yang akan datang akan menunjukkan eksistensinya sendiri tentang mengejar itu prestasi.

m.    Bersahabat/komunikatif: sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat dan mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain persahabatan itu sangat perlu dalam membentuk karakteristik peserta didik Oleh sebab itu penting sekali mencari atau memilah dalam dalam kelompok atau pertemanan baik dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat

n.      Cinta damai: sikap dan tindakan cinta damai harus mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu utamanya tuh berguna bagi masyarakat sehingga kedepannya masyarakat dapat menghargai dan mengakui serta yang penting menghormati keberhasilan bila ini bisa Cinta Damai maka orang lain akan menghormati keberhasilan dirinya itu.

o.      Gemar membaca: dalam kaitannya Gemar Membaca kebiasaan ini sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan oleh peserta didik sebab banyak sekali gangguan atau permasalahan karakter yang setiap anak oleh suami itu nomor membaca dapat membentuk kebiasaan yang mana bila waktu luang dapat digunakan untuk menambah wawasan seperti membaca berbagai bacaan Novel buku pelajaran atau buku puisi itu sudah baik untuk menambah Gemar Membaca dari kita sendiri serta kedepannya dengan adanya gambar membaca orang tersebut dapat lebih pandai dan lebih bijak dalam menentukan hal yang akan datang.

p.      Peduli lingkungan: berbicara dengan tentang peduli lingkungan hal ini menjadi fokus pembahasan atau nilai lebih dari karakteristik peserta didik hal ini harus dilihat dari peran seorang guru Bila seorang guru mengajarkan tentang peduli lingkungan dengan peraktek dan serta ditambah teori-teori maka sikap dan tindakan peserta didik akan berupaya dan merawat serta mencegah kerusakan pada lingkungan alam sekitarnya serta bisa mengembangkan pola pikir peserta didik untuk berupaya memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi di lingkungan sekitar penting sekali saya garis bawahi peduli lingkungan harus dimulai dari sejak dini bila sejak dini orang tua lingkungan masyarakat serta Guru sudah mengajarkan tentang pedulinya lingkungan maka kedepannya anak-anak peserta didik akan mencintai lingkungan sekitar dengan baik.

q.      Peduli sosial: hal ini sering kita dengar banyak sekali forum-forum atau lembaga-lembaga Yang menaungi bidang sosial yang ingin saya sampaikan bila karakteristik atau sikap dan tindakan yang selalu ingin Bagaimana dapat memberi bantuan pada orang lain serta masyarakat yang membutuhkan oleh sebab itu karakteristik ini harus diajarkan sama persis dari kecil peserta didik.

r.        Tanggung jawab: sikap dan perilaku individu peserta didik untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya yang mana harus dia lakukan baik itu terhadap dirinya sendiri, masyarakat, Lingkungan antara lain alam, sosial, dan budaya. Lalu juga ada negara dan tuhan yang maha esa titik dari ke 18 nilai karakter dapat dapat diperas atau dapat kita dapatkan intinya menjadi 5 nilai karakter yaitu nasionalisme kemandirian, integritas, religiusitas dan gotong royong.

 

Karakteristik peserta didik dapat didefinisikan sebagai ciri dari kualitas perorangan peserta didik tersebut yang pada umumnya meliputi kemampuan akademik usia peserta didik dan tingkat kedewasaan serta motivasi motivasi terhadap mata pelajaran pengalaman, keterampilan, psikomotorik kemampuan kerjasama, dan yang terakhir kemampuan sosial. Selain pengertian secara umum tentang karakteristik peserta didik juga ada karakteristik secara khusus disebut dengan non konvensional yang meliputi kelompok minoritas atau Suku, cacat, serta tingkat kedewasaan. Karakteristik ini khusus ini berpengaruh sekali pada penggunaan bahasa penghargaan atau pengakuan oleh masyarakat sendiri, perlakuan khusus dan metode strategi dalam proses pengajaran.

 

Jadi dapat kita simpulkan pada pembahasan kali ini mengenai karakteristik peserta didik adalah berkaitan sekali dengan sikap dan tindakan oleh peserta didik yang mana perlu pengawasan dan perlu perhatian khusus dari guru di lingkungan sekolah serta orang tua. Tambahan karakter peserta didik berpusat pada kepribadian atau watak, budi pekerti serta sifat kejiwaan yang dimiliki peserta didik yang menjadi ciri khas dan pembeda antara peserta didik satu dengan peserta didik yang lainnya dalam menampakan sikap-sikap dan nilai-nilai yang baik dalam kehidupan.

 

 

 

Referensi

Aji sofanudin, dkk. 2020. Literasi Keagamaan dan Karakteristik Peserta Didik. Yogyakarta: DIVA Press.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hasil Bacaan Kurikulum

  Nama : Muhammad Izma Wahyuda NIM : 11901061 Kelas : ...