|
Nama |
: |
Muhammad Izma Wahyuda |
|
NIM |
: |
11901061 |
|
Kelas |
: |
PAI 4E |
|
Makul |
: |
Magang 1 |
Karakteristik
Peserta Didik
Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah, pada kesempatan hari Minggu yang cerah
ini ditempat kediaman saya, saya dapat kembali membuat suatu kegiatan yaitu
menyampiakan hasil bacaan saya, yang mana tulisan ini berguna sekali dalam
menunjang keaktifan serta kreatifitas para mahasiswa dalam menulis.
Karakter adalah istilah
Netral. Sejatinya, bila dengan tanpa adanya pendidikan karakter setiap peserta
didik pastilah memiliki karakter yang baik ataupun buruk. Jadi pengertian
karakter adalah tabiat, watak Omah akhlak yang dimiliki setiap orang atau peserta
didik dalam pengaplikasiannya atau penerapannya setelah karakter selalu
bermakna sesuatu yang baik atau positif.
Menurut pendapat ahli
karakter memiliki makna watak, tabiat dan kepribadian menurut Nata. Lagu dalam
pandangan Islam, karakter yang disebut juga kepribadian yang mana terdiri atas
dua macam yaitu kepribadian baik dan kepribadian yang buruk kepribadian yang
baik menurut Alquran adalah sebagai berikut: almukminun, al-mukhlisin,
al-muttaqun, Al muhsinun, shadiqun, Al muflihun, Ibad Al Rahman, Mukhlisun,
al-rasyidun, Al mutawakkilun, al-muhtadun, ulama, al-rasikhuna, fi al-ilm,ulul
al-Bab, ulu al-nuha, ulul allm,ahl-dzikr. Ini bagian adalah kepribadian yang
baik.
Lanjut kepribadian yang
buruk yaitu Kafirun, munafiqun, ghafilun, Al fasikun, Al dzalimun, Al jahilun
dan al-khasirun. Kata-kata tersebut berkaitan langsung dengan Alquran. Sebab
dari setiap perbuatan baik ataupun buruk pasti semuanya muaranya telah di
dijelaskan terlebih dahulu dalam Alquran.
Selanjutnya kita masuk
pada secara pengertian secara istilah menurut aja sebelum kita mempelajari
karakter peserta didik kita harus mengetahui dulu istilah karakter itu apa dan
berasal dari mana. Istilah karakter berasal dari bahasa Yunani yaitu charaasein,
yang berarti to engrave atau mengukir. Membentuk karakter diibaratkan seperti
mengukir diatas batu permata atau permukaan besi yang keras. Dari itulah
kemudian berkembang pengertian karakter yang diartikan sebagai tanda khusus
atau pola perilaku bila dilihat ada dua pengertian tentang karakter. Pertama,
yang menunjukkan Bagaimana seseorang bertingkah laku. Apabila seseorang
berperilaku tidak jujur kejam, atau rakus, tentulah orang tersebut
memanifestasikan perilaku yang buruk. Namun bila sebaliknya seseorang tersebut
berperilaku jujur suka menolong, tentulah orang tersebut memanifestasikan
karakter muli. Lanjut yang kedua, istilah karakter erat kaitannya dengan
personality seseorang baru bisa disebut orang yang berkarakter apabila tingkah
lakunya sesuai dengan kaidah moral bila tidak sesuai dengan kaidah moral tentu
saja tidak dapat dikatakan baik tingkah lakunya.
Berdasarkan pengertian
sejarah bahasa atau etimologi dan secara istilah dapat kita petik pengertian
karakter mengacu kepada serangkaian pengetahuan sikap dan motivasi, serta
perilaku, dan keterampilan.
Berdasarkan hasil
penelitian sebuah lembaga kementerian pendidikan yang mana menurut mereka bahwa
telah dirumuskan dan dan telah disepakati 18 nilai karakter yaitu sebagai
berikut:
a.
Religius : sikap dan perilaku yang patuh
dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya toleran atau toleransi terhadap
pelaksanaan ibadah agama lain dan saling menghargai dan hidup rukun dengan
pemeluk agama lain Jadi religius di sini sangat menentukan dalam penilaian
karakter bagi setiap orang maupun individu bila kita saling menghargai
perbedaan di sekitar kita maka nilai-nilai karakter akan berjalan sesuai
Semestinya.
b.
Jujur: perilaku atau sikap yang
didasarkan pada upaya yang menjadikan anne-marie nya sendiri ataupun individu
tersebut sebagai orang yang selalu dapat dipercaya baik dalam perkataan
tindakan dan pekerjaannya penilaian karakter tentang jujur ini sangat
berpengaruh sekali bila seseorang tersebut dipercaya oleh masyarakat atau
lingkungan sekitar maka akan mudah mengetahui dan mendapat peran di lingkungan
karena kejujurannya.
c.
Toleransi: bila telah dibaca sebelumnya
bagian A tadi tentang religius dari perkataan saya tadi ada menyinggung tentang
toleransi lebih jelas toleransi adalah sikap dan tindakan yang menghargai
perbedaan mulai dari agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang
lain yang berbeda dari dirinya.
d.
Disiplin: dan kaitannya dengan
karakteristik Pendidikan disiplin sangat ditentukan oleh tindakan oleh peserta
didik yang mana harus menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan
serta peraturan yang telah dibuat bila kita sebagai guru ingin melihat peserta
didik kita Apakah karakteristiknya itu seperti apa maka dari disiplin ini dari
anak didik kita sendiri kita bisa melihatnya.
e.
Kerja keras: tindakan yang menunjukkan
perilaku tertib dan patuh pada berbagai Ketentuan dan peraturan
f.
Kreatif: dalam kaitan ini ini seseorang
harus bagaimana dia berpikir dan bertindak dalam melakukan sesuatu untuk
menghasilkan baik itu cara cara atau hasil kedepannya dari sesuatu yang telah
dia miliki.
g.
Mandiri: ini bentuk sikap dan perilaku
yang boleh dikatakan tidak mudah ya tergantung pada individu tersebut dalam
kaitannya seandainya ada tugas maka dia harus mandiri mengerjakan sendiri
ataupun dia harus mencari sendiri jawaban dari tugas tersebut ini sedikit susah
atau sulit diterapkan oleh seseorang atau individu tersebut.
h.
Demokratis: cara berpikir, bersikap, dan
bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain Jadi
demokrasi ini lebih menekankan pada Ada kesamaan demokrasi ini kan berarti
sesuatu yang harus semua orang atau Individu memiliki hak dan kewajibannya
tersendiri
i.
Rasa ingin tahu: sikap dan tindakan yang
selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang
telah dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
j.
Semangat kebangsaan: dalam kaitan ini
ini penting sekali cara berpikir, bertindak, dan berwawasan, sebab hal tersebut
berkaitan langsung dengan kepentingan bangsa dan negara serta semangat
kebangsaan ini harus diatas kepentingan pribadi maupun kelompok agar agar
tercapainya tujuan yang dituju oleh negara.
k.
Cinta tanah air: cara berpikir bertindak
dan berwawasan hampir sama halnya dengan semangat kebangsaan sama-sama
tujuannya untuk kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi
maupun kelompok jadi dapat ditarik kesimpulan semangat kebangsaan dan cinta
tanah air ini yang bersama pokok intinya begitu.
l.
Menghargai prestasi : dalam kaitan ini
sikap dan tindakan yang mendorong pribadinya sendiri untuk menghasilkan sesuatu
yang berguna bagi dirinya sendiri maupun masyarakat dan dan menghormati apabila
teman maupun orang lain mendapatkan prestasi harus menghargai keberhasilan
orang tersebut ini berkaitan dengan karakter Bila seseorang atau peserta didik
bisa menghargai hasil jerih payah orang lain ataupun dirinya sendiri maka akan
berdampak positif dalam pikirannya sehingga kedepannya ataupun yang akan datang
akan menunjukkan eksistensinya sendiri tentang mengejar itu prestasi.
m.
Bersahabat/komunikatif: sikap dan
tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi
masyarakat dan mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain persahabatan
itu sangat perlu dalam membentuk karakteristik peserta didik Oleh sebab itu
penting sekali mencari atau memilah dalam dalam kelompok atau pertemanan baik
dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat
n.
Cinta damai: sikap dan tindakan cinta
damai harus mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu utamanya tuh berguna
bagi masyarakat sehingga kedepannya masyarakat dapat menghargai dan mengakui
serta yang penting menghormati keberhasilan bila ini bisa Cinta Damai maka orang
lain akan menghormati keberhasilan dirinya itu.
o.
Gemar membaca: dalam kaitannya Gemar
Membaca kebiasaan ini sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan oleh peserta
didik sebab banyak sekali gangguan atau permasalahan karakter yang setiap anak
oleh suami itu nomor membaca dapat membentuk kebiasaan yang mana bila waktu
luang dapat digunakan untuk menambah wawasan seperti membaca berbagai bacaan
Novel buku pelajaran atau buku puisi itu sudah baik untuk menambah Gemar
Membaca dari kita sendiri serta kedepannya dengan adanya gambar membaca orang
tersebut dapat lebih pandai dan lebih bijak dalam menentukan hal yang akan
datang.
p.
Peduli lingkungan: berbicara dengan
tentang peduli lingkungan hal ini menjadi fokus pembahasan atau nilai lebih
dari karakteristik peserta didik hal ini harus dilihat dari peran seorang guru
Bila seorang guru mengajarkan tentang peduli lingkungan dengan peraktek dan
serta ditambah teori-teori maka sikap dan tindakan peserta didik akan berupaya
dan merawat serta mencegah kerusakan pada lingkungan alam sekitarnya serta bisa
mengembangkan pola pikir peserta didik untuk berupaya memperbaiki kerusakan
alam yang sudah terjadi di lingkungan sekitar penting sekali saya garis bawahi
peduli lingkungan harus dimulai dari sejak dini bila sejak dini orang tua
lingkungan masyarakat serta Guru sudah mengajarkan tentang pedulinya lingkungan
maka kedepannya anak-anak peserta didik akan mencintai lingkungan sekitar
dengan baik.
q.
Peduli sosial: hal ini sering kita
dengar banyak sekali forum-forum atau lembaga-lembaga Yang menaungi bidang
sosial yang ingin saya sampaikan bila karakteristik atau sikap dan tindakan
yang selalu ingin Bagaimana dapat memberi bantuan pada orang lain serta
masyarakat yang membutuhkan oleh sebab itu karakteristik ini harus diajarkan sama
persis dari kecil peserta didik.
r.
Tanggung jawab: sikap dan perilaku
individu peserta didik untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya yang mana
harus dia lakukan baik itu terhadap dirinya sendiri, masyarakat, Lingkungan
antara lain alam, sosial, dan budaya. Lalu juga ada negara dan tuhan yang maha
esa titik dari ke 18 nilai karakter dapat dapat diperas atau dapat kita
dapatkan intinya menjadi 5 nilai karakter yaitu nasionalisme kemandirian,
integritas, religiusitas dan gotong royong.
Karakteristik
peserta didik dapat didefinisikan sebagai ciri dari kualitas perorangan peserta
didik tersebut yang pada umumnya meliputi kemampuan akademik usia peserta didik
dan tingkat kedewasaan serta motivasi motivasi terhadap mata pelajaran
pengalaman, keterampilan, psikomotorik kemampuan kerjasama, dan yang terakhir
kemampuan sosial. Selain pengertian secara umum tentang karakteristik peserta
didik juga ada karakteristik secara khusus disebut dengan non konvensional yang
meliputi kelompok minoritas atau Suku, cacat, serta tingkat kedewasaan.
Karakteristik ini khusus ini berpengaruh sekali pada penggunaan bahasa
penghargaan atau pengakuan oleh masyarakat sendiri, perlakuan khusus dan metode
strategi dalam proses pengajaran.
Jadi
dapat kita simpulkan pada pembahasan kali ini mengenai karakteristik peserta
didik adalah berkaitan sekali dengan sikap dan tindakan oleh peserta didik yang
mana perlu pengawasan dan perlu perhatian khusus dari guru di lingkungan
sekolah serta orang tua. Tambahan karakter peserta didik berpusat pada kepribadian
atau watak, budi pekerti serta sifat kejiwaan yang dimiliki peserta didik yang
menjadi ciri khas dan pembeda antara peserta didik satu dengan peserta didik
yang lainnya dalam menampakan sikap-sikap dan nilai-nilai yang baik dalam
kehidupan.
Referensi
Aji
sofanudin, dkk. 2020. Literasi Keagamaan dan Karakteristik Peserta Didik. Yogyakarta:
DIVA Press.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar